achmadrizal's blog

De spaarbank te Semarang, Dulu dan Sekarang

Salah satu kegiatan yang paling menyenangkan apabila sedang berada di Semarang adalah menjelajahi kulinernya dan menjelajahi bangunan-bangunan tuanya. Jika di Bandung bangunan tua banyak berada di Braga maka kalau di Semarang bangunan-bangunan tua banyak berada di kawasan Kota Lama. Tapi jika kita cukup jeli, sebenarnya bangunan lama tidak hanya di kawasan Kota Lama tapi tersebar di banyak tempat di Semarang. Nah yang akan dibahas sekarang adalah salah satu bangunan di Kota Lama, Semarang.

Suatu hari di Bulan Agustus 2011, saya sempatkan menelusuri kawasan Kota Lama sendirian. Salah satu bangunan yang sempat saya foto adalah sebuah bangunan kuno dengan detail yang cantik. Hanya saja bagian bawah bangunan telah ditutup oleh kios-kios dan banyak pedagang ayam yang mengelar dagangannya di depan bangunan ini.  Foto bangunan ini sempat saya upload di FB dan tidak ada satupun informasi yang saya dapat tentang bangunan ini.

Spaarbank2011_sama engan albumsemarang tua

Bangunan tua di Jalan Kepodang, Kota Lama Semarang, diambil Agustus 2011

Hingga pada suatu hari di Februari 2013, saat mengunjungi laman KITLV mata saya tertuju pada foto sebuah bangunan lama yang diambil tahun 1910-an di Semarang. Rasanya bangunan itu tidak asing lagi. Sambil bersemangat saya buka album foto-foto bangunan tua di Semarang dan ternyata benar. Foto di KITLV adalah foto bangunan yang sempat saya ambil gambarnya tahun 2011 lalu. Foto tahun 1910  menunjukkan bangunan Spaarbank te Semarang (Bank Tabungan Semarang) yang bangunannya saat ini sudah sangat memperihatikan. Saat ini tulisan Spaarbank yang dan di bagian atas bangunan sudah tidak ada lagi sedangkan di jendela masih terlihat teralis yang sama.

Spaarbank1910_sama dengan albumsemarang tua

Spaarbank te Semarang tahun 1910, koleksi KITLV

Dari hasil cari-cari di dunia maya, ternyata Spaarbank te Semarang didirikan tahun 1853 dan beroperasi sampai sekitar akhir 1950-an dimana banyak perusahaan milik Belanda yang akhirnya di-nasionalisasi. Ada sebuah buku yang menceritakan perjalanan Bank ini yang berjudul “De Spaarbank Te Semarang. Gedenkboek 1853-1953” yang ditulis oleh David de Jong Jr tahun 1953. Sayang sekali buku ini sudah sangat langka dan sulit mencari file pdf-nya (he..he..)

sparbank _crop

Detail ini masih sama dengan foto paling atas

BukuSpaarbank

Buku 100 tahun Spaarbank te Semarang

Beberapa peninggalan dari Bank ini bisa dilihat di : http://antiquekunodandjadoel.blogspot.com/2011/04/celengan-spaar-bank-semarang-book-bank.html  berupa celengan yang sepertinya merupakan souvenir buat nasabahnya.

http://onokuno-kuno.blogspot.com/2011/06/de-spaarbank-te-semarang.html masih mempunyai kwitansi pembayaran hutang atas nama Spaarbank tahun 1957 yang artinya sampai tahun 1957 bank ini masih beroperasi.

Sayang sekali kondisi bangunan Spaarbank saat ini sangat mengkawatirkan padahal kalau kita lihat bank ini cukup megah pada jamannya. Beberapa bangunan di Kawasan Kota Lama cukup terawat dan masih berfungsi dengan baik. Tapi tidak semua seberuntung itu, banyak bangunan yang tinggal menunggu waktu sampai keruntuhannya. Semoga pihak-pihak terkait di Semarang bisa lebih sadar akan pentingnya gedung-gedung tua yang bisa digunakan sebagai aset wisata.

Sumber :

  1. KITLV, Netherland
  2. http://antiquekunodandjadoel.blogspot.com/2011/04/celengan-spaar-bank-semarang-book-bank.html
  3. http://onokuno-kuno.blogspot.com/2011/06/de-spaarbank-te-semarang.html
  4.  http://www.librarything.com/work/11423899#

Leave a Reply

Skip to toolbar