Tin Whistle: Seruling Tradisional Irlandia

Clarke sweetone red Key D, tin whistle dengan harga terjangkau dengan kualitas memuaskan

Clarke sweetone, key of D. Tin Whistle low entry dengan kulaitas suara baik

Tin whistle disebut juga dengan Irish wisthle, Penny whistle,  Feadóg Stáin, atau English flageolet. Tin whistle adalah seruling tradisional Irlandia dengan 6 lubang dan whistle (serupa peluit) untuk meniupnya. Tin whistle dibuat dari tanah liat, kayu, bambu atau logam.

Diperkirakan alat music ini serupa dengan Neanderthal fipple flute dari Slovenia telah ada pada jaman 81,000-53,000 SM.  Tin whistle dianggap serupa dengan native American flute,  dan selalu diasosiasikan dengan music Celtic. Tin whistle lebi sederhana dibanding dengan recorder, flute, clarinet atau saxophone. Bahkan cara memainkannyapun hampor sama dengan seruling tradisional Indonesia yang diatonis. Perbedaannya adalah di warna suara dan tunning nada dasar yang lebih bagus. Jika pada seruling tradisional sulit mendapatkan nada dasar yang pas, maka pada tin whistle nada dasar sudah tertentu.

 

Paling tidak terdapat 12 macam tin whistle berdasarkan nada dasarnya, yaitu:

  • kunci A,
  • kunci B,
  • kunci Bb,
  • kunci C,
  • kunci C#/Db,
  • kunci D,
  • kunci D rendah (low D),
  • kunci E,
  • kunci Eb,
  • kunci Eb rendah (low Eb ),
  • kunci F
  • kunci G.
Generation key of G

Generation key of G, tin whiste dengan ukuran pendek

Semakin rendah nada dasarnya ukuran tin wishtle akan semakin panjang, sementara itu semakin tinggi nada dasar maka  ukuran tin whistla akan semakin pendek. Panjang pendek tin whistle juga dipengaruhi oleh konstruksi yang dipakai oleh tiap pabrikan.

Tin whistle modern satunya dipelopori oleh Robert Clarke (1840-1882) yang memproduksi tin whistle dari logam secara massal. Tin whistle produksi Clarke dinamakan dengan Clarke Flageolet, variannya antara lain Clarke sweetone dan Megs. Saat ini tin whistle diproduksi berbahan kuningan (brass), nickle atau plastic. Tiap bahan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Secara kasar tin whistle bisa dibagi menjadi 2 yaitu, tin whistle kualitas menengah ke bawah dan kualitas atas. Hal ini berpengaruh terhadap harga jual.

Beberapa merk yang memproduksi tin whistle relative murah antara lain :

  • Walton
  • Generation
  • Feadog (Feadog juga memproduksi versi lebih bagus dengan harga lebih mahal)
  • Clarke
  • Woodi

Sementara itu yang memroduksi tin whistle dengan  harga realtif mahal diantaranya:

  • Freeman
  • Shaw (shaw bentuknya agak kasar, hand made dengan whistle dari kayu)
  • Chieftain
  • Susato
  • Dixon

Beberapa pemain Tin whistle terkenal antara lain: Mary Bergin, Paddy Moloney, Sean Potts, Micho Russell, Joanie Madden dan Sean Ryan. Salah satu Band terkemuka yang menggunakan tin whistle sebagai instrumennya adalah The Corrs.

Tertarik membeli tin whistle:

  1. Tin whistle key of G
  2. Tin Whistle key of D Clarke  atau Tin Whistle key of D Walton
  3. Tin whistke key of C
Shaw Key of D, salah satu tin whistle dengan kualitas bagus, harga lebih mahal

Shaw Key of D, salah satu tin whistle dengan kualitas bagus, harga lebih mahal

Seminar Nasionar Teknik Elektro, Teknologi Informasi, Teknik Komputer, Agustus-Desember 2015

Semester ganjil 2015-2016 akan dimulai. Buat dosen yang rajin, semester baru harus dirancang dengan publikasi pada semester yang akan datang ini. Untuk itu berikut ini daftar seminar nasional bidang teknik elektro, informatika, teknologi informasi,  sistem informasi atau teknik secara umum periode Agustus – Desember 2015. Beberapa seminar, tenggat waktunya sudah mepet, beberapa sudah terlewat. Mungkin dengan sedikit lobi ke panitia bisa diperpanjang. Beberapa seminar menawarkan lokasi yang menarik seperti di tepi danau Toba atau di Bali, atau kota eksotis seperti di Kudus atau Jember. Silahkan dipersiapkan makalahnya dari sekarang dan  bersenang-senanglah

No Nama Seminar Penyelenggara Deadline fullpaper/abstract Tanggal kegiatan Keterangan
1. Sesindo 2015 Prodi Sistem Informasi, ITS 28 Juli 2015 2-4 November 2015 Kemungkinan akan diperpanjang
2. SNTI XII 2015 Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara 27 Juli 2015 31 Oktober 2015 Kemungkinan akan diperpanjang
3. SENASTEK 2015 Univ. Udayana Bali 15 September 2015 29 – 30 Oktober 2015
4. Teknoin 2015 FTI, UII, Yogyakarta 10 Agustus 2015 11-12 November 2015
5. SNITI 2015 IHAN BATAK, lokasi Samosir, SUMUT 5 Agustus 2015 5 Agustus 2015
6. Semantik 2015 Udinus, Semarang 7 September 2015 Sabtu, 21 Nopember  2015
7. Snatif 2015 Univ. Sunan Muria, Kudus, Jateng 4 Agustus 2015 12 September 2015
8. SNTT 2015 Sekolah Vokasi, UGM 18 Oktober 2015 14 November 2015
9. Snastikom 2015 STT Harapan, Medan 27 Juli 2015 1-2 September 2015 Kontak panitia, siapa tahu bisa diperpanjang
10. Snastia 2015 Univ. Surabaya 5 September 2015 24 Oktober 2015
11. REETI 2015 STTNAS, Yogyakarta 24 Oktober 2015 19-20 Desember 2015
12. SEMNASKIT 2015 Politeknik Jember 5 Oktober 2015 12-13 Desember 2015
13. SNIKO 2015 CITA, ITB, Bandung 21 September 2015 10-11 Desember 2015
14. SNETE 2015 Politeknik Aceh 15 Agustus 2015 15-16 Oktober 2015
15. SEMNASTEK 2015 Univ. Muhammadiyah, Jakarta 31 Agustus 2015 17 November 2015 s/d 18 November 2015

Buku: Biomedical Signal and Image Processing

najariyan Judul Buku   :  Biomedical Signal and Image Processing

Penulis           : Kayvan Najarian & Robert Splinter

Penerbit        : CRC Press

Tahun terbit : 2006

ISBN              : 0-8493-2099-2

Harga            : 67.99 Poundsterling

website         : Biomedical-Signal-and-Image-Processing-Second-Edition/Najarian-Splinter/9781439870334  (second edition, 2012)

 

Sesuai dengan judulnya buku ini terbagi menjadi 2 bagian besar yaitu biomedical signal processing dan biomedical image processing.  Namun pada buku, terbagi menjadi 3 section yaitu:

(1) Section 1 : Introduction to Digital Signal and Image Processing, pada bagian ini di bahas tentang signal and biomedical signal processing, fourrier transform, image filtering enhancement and restoration, edge detection and segmentation of images, wavelet transform, other signal and image processing methods, clustering and classification

(2) Section 2: Processing of biomedical signals, pada bagian ini dibahas tentang electrical activity of cell, electrocardiogram, electroencephalogram, electromyogram dan biomedical signal lainnya

(3) Section 3; Processing of biomedical images, pada bagian ini dibahas tentang principal of computed tomography, X-ray Imaging and computed tomography, MRI, US imaging, PET, dan teknik imaging yang lain.

Buku ini membahas segala aspek tentang biomedical signal dan image processing dibahas dengan tidak terlalu dalam tetapi cukup untuk memberikan gambaran secara lengkap. Hal ini disebabkan oleh terlalu banyaknya aspek yang dibahas dalam buku ini yaitu pengolahan sinyal dan pengolahan citra. Hal ini yang membuat buku ini jadi kurang fokus sebagai contoh pada Bab 1 dan Bab 2, pada Bab 2 transformasi Fourier dibahas untuk sinyal 1 dimensi dan sinyal 2 dimensi.

Kelebihan buku ini justru pada Section (2) dan section (3). Contoh-contoh sinyal biomedis dan perangkat imaging dibahas dengan sangat detail sehingga bisa dipakai sebagai buku acuan yang cukup lengkap untuk peminat bidang biomedical signal processing dan biomedical image processing. Pembahasan buku ini juga didukung oleh contoh simulasi menggunakan matlab sehingga apa yang di bahas bisa lebih dipahami.

Saat ini, buku telah masuk ke edisi ke dua dengan cover yang relatif berbeda. Secara umum buku ini sangat mantap untuk dibaca bagi dosen atau mahasiswa yang ingin belajar pengolahan sinyal dan citra biomedis.

9781439870334

 

Blusukan di Pasar Andir, Bandung

Andir1

Sepasang ruko tua berlantai dua, mengapit jalan masuk ke Pasar Andir

Pasar Andir Bandung merupakan salah satu pasar tradidional di Bandung. Pasarnya luas dan berdiri sejak jaman dahulu kala. Terletak di tepi Jalan Sudirman Bandung yang dulunya merupakan bagian dari Grote Postweg, atau Jalan Raya Pos yang dibangun sejak jaman Daendels. Salah satu yang menarik dari pasar Andir adalah masih tersisnya beberapa bangunan lama yang masih tegak berdiri sekalipun terseok-seok diterjang kemajuan. Hal ini salah satu yang membedakan pasar Andir dengan pasar tradisional lain yang terkenal dengan becek, kumuh dan bau, serta macet.Di depan Pasar Andir berdiri dua ruko tua yang seolah menjadi gerbang bagi Pasar Andir. Ruko 2 lantai ini simetris dengan kondisi yang agak berbeda. Ruko sebelah barat relatif terawat dan masih dipakai sebagai toko bahan bangunan. Sementara yang bagian Timur nampaknya kosong, tidak terpakai dan bagian lantai 1 ada yang dipakai untuk WC umum.

Andir2

Ruko sebelah Barat, wajahnya sebagaian ketutup kios/jongko pedagang.. masih difungsikan

Andir3

Detail dari ruko sebelah Barat.. sayang tidak terawat

 Jika masuk ke dalamnya, akan terlihat deretan toko-toko dengan nuansa jadul di deretan sebelah kiri (Barat). Sekalipun tertutup oleh tenda-tenda pedagang pinggir jalan, rasanya atap toko-toko ini masih tetap ingin menunjukkan kekunoannya. Tampak sangat kontras dengan banguna baru yang dibangun seperti Mall di tengah pasar. Jangan berharap bisa nyaman berjalan memasuki pasar ini, karena selain becek, macetnya juga luar biasa sehingga dibutuhkan ketabahan ekstra. Selain itu sesekali kita harus menahan nafas kerana bau yang lumayan cihuy..

Deretan ruko tua tertutup jongko pedagang.. kontras dengan bangunan baru di tengah pasar

Deretan ruko tua tertutup jongko pedagang.. kontras dengan bangunan baru di tengah pasar

Jika kita masuk lebih dalam, masih dapat kita jumpai beberapa toko jadul yang kondisinya cukup terawat seperti Toko Anita. Sayang sekali keindahan bentuk toko ini tidak bisa dinikmati secara penuh karena tertutup tenda biru (bukan orang kondangan tapi PKL). Sangat sulit mendapatkan gambar secara utuh karena saat tutup pun, tenda birunya masih terpasang.

Anita

Toko Anita, salah satu toko jadul yang masih eksis.. sayang tertutup tenda

Ditengah pasar ada dua pilihan jalur yang bisa kita ambil, ke kanan (ke Timur) yaitu ketemu dengan Toko Anita tadi atau ke arah Barat.. Di arah Barat ini ternyata masih banyak deretan toko yang memanjang seperti di jalan masuk Pasar Andir tadi. Jalan ini memanjang diapit oleh deretan toko dengan model kuno dengan warna dominan hijau.. Nantinya jalan ini akan tembus ke Jalan Sudirman lagi.

Pasar Andir memang menyimpan sejarah panjang.. ruko-ruko tua dan pasar tua itu menjadi saksinya. Sayang sekali, keindahan sisa-sisa dari jaman dahulu itu tertutup oleh kumuh, macet, becek dan baunya pasar. Semoga bangunan-bangunan tua yang ada didalamnya tetep terjaga dan lestari.

dalam

Dereten toko di jalan arah Barat.. tampat kekunoannya

IMG_0908

Seperti masuk ke lorong waktu.. khas pasar jaman dahulu kala

*foto koleksi pribadi, diambil bulan Juni 2014

Jelajah Kuliner Jogja (sip deh udah bagian 4)

Waduh.. gak terasa udah bagian 4.. terasa sih.. terasa kenyang menikmati kuliner-kuliner Jogja yang mantep.. Ohya sebelum kita lanjut membahas beberapa warung makan di Jogja ini, saya akan ingatkan lagi doktrin tentang makanan.. 1. Hanya ada dua kategoris makanan, enak dan enak banget, 2. Jika ada makanan yang tidak enak, ingat pasal satu.  He..he..he.. ini untuk membuat kita bersyukur. Tulisan disini bukan dibuat untuk mencerca makanan, tapi sekedar untuk memberikan ulasan ringkas buat teman-teman yang akan makan-makan di Jogja. Sekaligus buat dokumentasi pribadi..

Yuk dilanjut lagi daftarnya :

I. Sego Pecel Bu Tien

Sego pecel Bu Tien ini lokasinya di Gejayan, Jl Afandi. Seperti namanya,menu andalannya Sego Pecel. Menu lain juga ada, seperti Nasi Rawon, Jangan lodeh, ayam goreng dan lain-lain. Karena jaraknya jauh dari rumah, jadi cuma sekali mampir kesini dan kesannya.. mahal..:)  Iya, harganya relatif mahal untuk ukuran Jogja, misalnya nasi rawon harganya sampai 27rb, atau nasi pecesl spesial yang hargnyadi atas 20 ribu. Tapi ada harga ada rasa. Rasanya cukup mantap.. seperti masakan jawa timuran kebanyakan, gurih sedep.. Ohya disini juga sedia akan asin goreng.. tapi kalo pesen ini siap-siap aroma ikan asinnya menyebar ke penjuru rumah makan..

10403040_10204654642618226_130468454856289397_n

Sego Pecel Bu Tien. 1966.. udah lama ya

 

II. Ayam Digiepuk Mbak Sum

Ayam digepuk

Kasihan, ayamnya digebuki

Namanya unik, Ayam Digiepuk.. lokasinya di seberang Fakultas Perikanan UGM, deket selokan Mataram. Tempatnya enak, ramai oelh mahasiswa, utamanya mahasiswi.. seperti namanya mendu andalannya ayam goreng, bebek goreng dan ikan goreng.. Tapi kok lupa ya kemarin aku makan apa aja.he..he.. Tapi secara umum rasanya enak.. unik.. dan pedes.. Harganya bersahabat dengan kantong mahasiswa. Warung ini punya cabang di Sagan, seberang Galeria Mall.

III.  Ayam Goreng “Pak Parman”

Ayam Pak Parman

Salah satu kuliner legendaris

Yang ini salah satu kuliiner legendaris di jogja dan lima kawasan sewaktu. Aslinya warung ayam goreng ini adanya di Jl Wonosari, tapi punya cabang di Jl Damai, Kaliurang km 8.5. Ayam gorengnya ayam kampung asli, empuk bertabur kremes. Sambelnya gak mans tidak terlalu pedas, tapi tertutupi oleh rasa ayam gorengnya yang mantep. Teman makanya selain lalapan ada gudep daun singkong, atau tepatnya sayur daun singkong dengan kuah santap encer yang serasi dengan ayam gorengnya. Bentuknya jogla dan terkesan agak gelap, dengan halaman yang luas. Dari luar rumah makan ini kelihatan sepi, makanya setelah sekian lama wira-wiri di depannya, akhirnya sempat makan di sana. Untuk harga bisa perpotong atau perekor. Relatif mahal karena ayam kampung.

IV. Mie Ayam dan Bakso Idolaku Pak Tikno

Mie Ayam bakso yang ini lokasinya di Jl Taman Siswa dan ada cabang lain di Jalan Solo-Jogja. Entah mana yang lebih besar. Menurutku yang yammy dari warung bakso ini adalah Bakso Iganya, harga seporsi cuma Rp 16.000,- tapi udah dapat tulang iga dan daging yang cukup banyak. Kalau jam makan siang ramainya luar biasa, tetapi pelayanannya cepat jadi gak perlu nunggu lama. Kalo lewat daerah Taman Siswa, monggo mampir kesini.

Bakso Idola

Bakso rusuknya.. nampol

V. Bebaqaran

Bebaqaran ini sebenarnya satu grup dengan warung steak. Menunya ikan bakar, ayam bakar, kayu bakar dan .. eh bukan kayu bakar ding he..he.. Harganya sangat bersahabat dan ramah kantong. Jadi gak usah kuatir kantong jebol Yang pernah aku cobain di Jakal  utara Ringroad. Tempatnya enak ada pilihan kursi atau lesehan. Ada tempat bemain anak dan parkir luas karena dibagian belakang ada lapangan futsal yang cukup rame. Rasanya enak, pelayanannya ramah dan cepat. Enaknya disini bisa milih antara steak dan menu bakaran tadi.

 

Bebakaran

Dari pada bakar-bakar ban belas .. mending ini..

VI.  La Pizza Napoli

Nah ini salah satu makanan favorit kalau pas malam gak masak 🙂  lokasimya di Jalan Kranji, masuk dari Jalan Damai, Jakal km 8.3 atau bisa masuk dari JL Palagan km 8, pokok harus ketemu Jalan Damai dulu deh.. tar ketemu perempatan ke Umbul Permai dan Jl Kranji. Bukanya jam 5 sore sampai jam 10-an, jadi kalo siang gak bisa deh makan disini. Pizzanya maknyus dengan roti yang tipis dan renyah. Toppingnya bisa dipilih, macem-macam, salah satu andalannya Lamb Vlacky dari daging kambing. Menu lain yang enak itu Risol Mayo-nya, 15rb dapt dua biji dengan cheese mayo dan  smoke beef yang lembut dan gurih. Untuk pizza reguler buat 3 orang harganya cuma 45-60 ribuan..

Napoli

Pizza mantap, murah tapi maknyus

VII.  Warung Makan Spesial Penyetan Ngudi Rejeki

Ngudi rejeki ini adalah salah satu warung penyetan sahabat mahasiswa. Harganya murah, lokasinya dekat kampus dan masakannya enak. Menu yang ditawarkan dari ayam goreng, ayam bakar, ikan goreng dan ikan bakar. Ikan air tawar dan ikan laut. Menu lainnya seperti cah kangkung, gudangan dan lain-lain.  Lokasinya yang aku tahu sih di Utara Kampus FT, JL Teknika Utara, di Jakal sebelah  Utara MM UGM dan di Jl Afandi Gejayan.. Murah, meriah nikmat

ngudi-rejeki

Penyetan enak dan mantap..