achmadrizal's blog

Menara Air.. salah satu landmark kota-kota di Indonesia

Salah satu kebutuhan umum yang cukup vital  di perkotaan adalah air bersih. Sejak jaman Belanda layanan air bersih untuk keperluan minum atau yang lain disediakan oleh pemerintah kota. Salah satu objek penanda dari adanya layanan air bersih ini adalah adanya tower air. Keberadaan tower air yang cukup tinggi dan bentuknya yang unik bisanya menjadi penanda dari sebuah kota disamping objek-objek yang lain. Tiap daerah memiliki tower air yan berbeda-beda, ada yang besar, ada yang kecil.. ada yang tepat di tengah kota ada juga yang dipinggir kota. Semua tergantung dari tata ruang di kota tersebut. Berikut ini beberapa menara air yang sempat dilihat, dikunjungi dan didokumentasikanala kadarnya. Sebagai pemuas dari hoby menikmati bangunan-bangunan lama. Memang tidak semua bangunan lama tapi lumayan untuk dibandingkan satu dengan yang lain.

1. Menara air ini letaknya di Probolinggo Jawa Timur. Usianya sudah cukup tua, dibangun sekitar tahun 1930-an. Sayang sekali saat ini tidak terawat dan dipasangi  iklan yang menyedihkan.

Probolinggo

Menara Air di Probolinggi, Jawa Timur. Juli 2014

ProboLama

2. Menara Air Pamekasan. Menara air ini posisinya tepat di tengah kota. Tidak jauh dari Monumen Arek Lancor yang terkenal itu. Dibangun tahun 1927, menara air ini masih berdiri dengan gagah menghias Kota Pamekasan. Dulu di dekat menara air ini ada PLTD yang memasok kebutuhan listrik kota, tapi saat kesana ulan April 2013, saya tidak melihat lagi PLTD atau sisa-sisanya.

prasasti

DSCF6051

Menara Air Pamekasan, dibangun tahun 1927

3. Menara Air Pasar Tanjung, Jember.

Letaknya di area Pasar Tanjung, Jember. Dulu dikenal dengan nama Watertoren te Djember. Menara air ini dibangun oleh Provencial Water Leiding Bedrijf, Perusahaan Daerah Air Minum yang didirikan oleh Pemerintah Belanda (Provencial Oost Java) yang berkedudukan di Surabaya, pada tahun 1932. Akhirnya pada tahun 1939 oleh Provencial Oost Java, perusahaan tersebut dijual kepada Regentschap te Djember, dan sejak tahun 1940 perusahaan tersebut berganti nama menjadi Regentschap Water Leiding Bedrijf te Djember yang menjadi cikal bakal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Jember. (sumber : http://kekunaan.blogspot.com)

Menara Pasar Tanjung, sumber : http://kekunaan.blogspot.com/2014/09/menara-air-jember.html

Pasar TAndjung

Menara Air, Jember, di Pasar Tanjung Jember. Sekitar tahun 1950-an

4. Menara Air di Brebes.

Menara air ini tidak sengaja tertangkap kamera saat melintasi daerah Brebes. Letaknya tidak jauh dari Stasiun KA Brebes. Kalau dilihat dari bentuknya sepertinya ini bangunan baru. Konon dibangun tahun 1998.

IMG_0367

5. Menara Air Kota Tegal.

Menara air di Tegal ini salah satu favorit saya. Lokasinya di derah lama di Tegal, Jl Pancasila, tidak jauh dari Stasiun Tegal dan ex kantor pusat SCS yang pernah saya tuliskan ceritanya di blog ini beberapa waktu lagi. Dibangun tahun 1930 dengan beberapa bangunan pendukung di sekitarnya dan monumen pembangunannya. Saat saya kunjungi, menara ini di cat warna biru cantik sehingga menarik untuk dipandang. Kalau dari penelusuran di mesin pencari, menara ini pernah dicat dengan warna-warna yang lain. Kondisi sangat terawat, sangat layak dikunjungi jika singgah di Tegal.

IMG_0280

Menara Air Tegal

IMG_0281 6. Menara Air Tirtanadi, Medan

Menara air Medan, pada dahulu kala, sumber dari Tropen museum

Ini juga menara air paling keren di Indonesia. Dibangun tahun 1908 oleh NV. Water Leiding Maatschappij Ajer Beresih yang bepusat di Belanda.  Menara air ini merupakan salah satu landmark kota medan yang cukup terkenal. Seperti kita ketahui, Medan ayng merupakan kota perkebunan sejak jaman  Belanda menyisakan begitu banyak bangunan kuno sisa masa kolonial. Tinggi menara in sekitar 42 meter.DSCF43077. Menara Air Magelang

Menara ini merupakan salah satu kebanggan Kota Magelang. Letaknya di sisi alun-alun Kota Magelang membuatnya sangat dicintai oleh warga Magelang 🙂  Menara ini sangat tua umurnya, dibangun tahun 1916 dengan arsitek Herman Thomas Karsten dari Semarang, yang juga ikut merancang beberapa wilayah di Magelang. Menara air ini rsmi digunakan tanggal 2 Mei 1920.  Konon menara ini menghabiskan biaya 550 ribu gulden. Tahun 1924, diadakan Pameran Industri Magelang di arena alun-alun Magelang, di area menara air ini.

Magelang

Tahun 2014

 

Menara Air Magelang, tahun 1924, saat acara Nijverheidstentoonstelling te Magelang (Pameran Industri Magelang), diselenggarakan 10-14 September 1924

8. Menara air Pati, Jawa Tengah

Menara air ini ketemu saat pulang mudik lebaran tahun 2014 kemarin. Sepertinya ini bangunan baru karena semennya seperti semen jaman sekarang. Ukurannya cukup besar dan letaknya di tengah persawahan. Saat ini dikelola oleh PDAM Tirtabening, Pati… informasi lain tidak punya 🙂

 

 

IMG_0961

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar