Seminar Nasionar Teknik Elektro, Teknologi Informasi, Teknik Komputer, Agustus-Desember 2015

Semester ganjil 2015-2016 akan dimulai. Buat dosen yang rajin, semester baru harus dirancang dengan publikasi pada semester yang akan datang ini. Untuk itu berikut ini daftar seminar nasional bidang teknik elektro, informatika, teknologi informasi,  sistem informasi atau teknik secara umum periode Agustus – Desember 2015. Beberapa seminar, tenggat waktunya sudah mepet, beberapa sudah terlewat. Mungkin dengan sedikit lobi ke panitia bisa diperpanjang. Beberapa seminar menawarkan lokasi yang menarik seperti di tepi danau Toba atau di Bali, atau kota eksotis seperti di Kudus atau Jember. Silahkan dipersiapkan makalahnya dari sekarang dan  bersenang-senanglah

No Nama Seminar Penyelenggara Deadline fullpaper/abstract Tanggal kegiatan Keterangan
1. Sesindo 2015 Prodi Sistem Informasi, ITS 28 Juli 2015 2-4 November 2015 Kemungkinan akan diperpanjang
2. SNTI XII 2015 Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara 27 Juli 2015 31 Oktober 2015 Kemungkinan akan diperpanjang
3. SENASTEK 2015 Univ. Udayana Bali 15 September 2015 29 – 30 Oktober 2015
4. Teknoin 2015 FTI, UII, Yogyakarta 10 Agustus 2015 11-12 November 2015
5. SNITI 2015 IHAN BATAK, lokasi Samosir, SUMUT 5 Agustus 2015 5 Agustus 2015
6. Semantik 2015 Udinus, Semarang 7 September 2015 Sabtu, 21 Nopember  2015
7. Snatif 2015 Univ. Sunan Muria, Kudus, Jateng 4 Agustus 2015 12 September 2015
8. SNTT 2015 Sekolah Vokasi, UGM 18 Oktober 2015 14 November 2015
9. Snastikom 2015 STT Harapan, Medan 27 Juli 2015 1-2 September 2015 Kontak panitia, siapa tahu bisa diperpanjang
10. Snastia 2015 Univ. Surabaya 5 September 2015 24 Oktober 2015
11. REETI 2015 STTNAS, Yogyakarta 24 Oktober 2015 19-20 Desember 2015
12. SEMNASKIT 2015 Politeknik Jember 5 Oktober 2015 12-13 Desember 2015
13. SNIKO 2015 CITA, ITB, Bandung 21 September 2015 10-11 Desember 2015
14. SNETE 2015 Politeknik Aceh 15 Agustus 2015 15-16 Oktober 2015
15. SEMNASTEK 2015 Univ. Muhammadiyah, Jakarta 31 Agustus 2015 17 November 2015 s/d 18 November 2015

Menara Air.. salah satu landmark kota-kota di Indonesia

Salah satu kebutuhan umum yang cukup vital  di perkotaan adalah air bersih. Sejak jaman Belanda layanan air bersih untuk keperluan minum atau yang lain disediakan oleh pemerintah kota. Salah satu objek penanda dari adanya layanan air bersih ini adalah adanya tower air. Keberadaan tower air yang cukup tinggi dan bentuknya yang unik bisanya menjadi penanda dari sebuah kota disamping objek-objek yang lain. Tiap daerah memiliki tower air yan berbeda-beda, ada yang besar, ada yang kecil.. ada yang tepat di tengah kota ada juga yang dipinggir kota. Semua tergantung dari tata ruang di kota tersebut. Berikut ini beberapa menara air yang sempat dilihat, dikunjungi dan didokumentasikanala kadarnya. Sebagai pemuas dari hoby menikmati bangunan-bangunan lama. Memang tidak semua bangunan lama tapi lumayan untuk dibandingkan satu dengan yang lain.

1. Menara air ini letaknya di Probolinggo Jawa Timur. Usianya sudah cukup tua, dibangun sekitar tahun 1930-an. Sayang sekali saat ini tidak terawat dan dipasangi  iklan yang menyedihkan.

Probolinggo

Menara Air di Probolinggi, Jawa Timur. Juli 2014

ProboLama

2. Menara Air Pamekasan. Menara air ini posisinya tepat di tengah kota. Tidak jauh dari Monumen Arek Lancor yang terkenal itu. Dibangun tahun 1927, menara air ini masih berdiri dengan gagah menghias Kota Pamekasan. Dulu di dekat menara air ini ada PLTD yang memasok kebutuhan listrik kota, tapi saat kesana ulan April 2013, saya tidak melihat lagi PLTD atau sisa-sisanya.

prasasti Continue reading

Stasiun, Penanda Sejarah Kota dan Transportasi

Tidak bisa dipungkiri, kehadiran Dirut PT KAI yang sekarang menjadi Menhub membawa banyak perubahan pada wajah perkeretaapian di negeri ini. Banyak perubahan yang menuju perbaikan digalakkan walaupu banyak memakan korban. Pedagang asongan dan pengamen yang dulu setia menemani sepanjang perjalanan dengan KA Ekonomi kini tiada lagi, jadwal KA yang sering ngaret kini hampir selalu tepat waktu.. mungkin Iwan Fals harus mengubah lirik salah satu lagu lamanya.

Tapi bukan itu yang mau dibahas, tapi stasiunnya.. Stasiun KA umumnya merupakan bangunan lama peninggalan operator KA jaman Belanda. Jika ada yang baru biasanya lokaisnya tetap cuma beda pintu saja. Seperti kita ketahui, dulu KA dioperasikan oleh banyak perusahaan dengan wilayah kerja yang berbeda, ini membuat kadang bentuk stasiun, lebar spoor dan gaya stasiunnya juga berbeda.

StasiunRambipuji

Stasiun Rambipuji, tahun 1920-an… spoor sebelah kiri lebih kecil untuk trem ke arah Puger dan Ambulu, sedangkan spoor yang lebih besar untuk KA ke arah Klakah sampai Surabaya

 

Berikut ini beberapa stasiun dengan arsitektur lama yang pernah saya singgahi dengan beberapa data singkatnya :

Bedono1

Stasiun Bedono, Kecamatan Jambu, Kab. Semarang.. dibangun sekitar tahun 1905 oleh NIS, dilewati jalur dari Kedung Jati sampai Secang.. sejak tahun 1970-an berhenti beroperasi.. saat in digunakan sebagai stasiiun akhir KA Wisata dari Ambarawa.. saat dikunjungi sedang direnovasi.. tanggal 6 Oktober 2014

Bedono2

Bagian dalam Stasiun Bedono

Letjes1

Stasiun Letjes, Probolinggo.. bagian dari jalur Surabaya-Banyuwangi, dibangun sekitar tahun 1895-an… hanya disinggahi KA ekonomi

stasiun pamekasan

Stasiun Pamekasan Madura, tahun 1930.. sekarang KA di Madura tidak ada lagi, dulu dioperasikan oleh Madoera Stoomtram.. Stasiun Pamekasan merupakan stasiun ujung, jika melanjutkan perjalanan ke Sumenep diantar oleh Bus milik Madoera Stoomtram. Setelah KA tidak aktif lagi sempat digunakan sebagai tempat penampungan hasil bumi sebelum diangkut ke lain daerah.

ST JemberStasiun Jember, dibangun tahun 1897.. bagian jalur Surabaya-Banyuwangi sekaligus ujun dari Jalur Jember-Panarukan. Stasiun ini digunakan untuk mengangkut hasil bumi dari Jember ke pelabuhan Panarukan. Stasiun Jember sekarang masuk Daops IX, wilayah kerjanya sampai keBali. Sedikit cerita tentang Stasiun Jember bisa dibaca di postingan ini.

STJember30

Stasiun Jember tahun 1930-an, diambil dari KITLV

 

STBalung1Ex. Stasiun Balung, letaknya di Kecamatan Balung, Kab. Jember. Saat ini jalur KA-nya tidak aktif lagi. Dulu stasiun inimerupakan persimpangan jalur ke Ambulu dan ke arah Puger/Kencong. Saat ini dipakai untuk pasar sepeda.

STBalung2

Masih ex Stasiun Balung

stBondowoso2Stasiun Bondowoso, salah satu stasiun bersejarah dengan peristiwa Gerbong Maut-nya. Tanggal 23  November 1947, 100 tawanan, pejuang RI dikirim ke Surabaya menggunakan 3 gerbong barang yang tertutup. Karena perjalanan sangat lama dan panas serta kondisi gerbong yang tertutup, tercatat 46 pejuang gugur dalam gerbong-gerbong tersebut. Dibangun sejaman dengan Stasiun Jember, sekitar tahun 1897-an, menghubungkan Jalur Jember-Panarukan. Saat ini tidak difungsikan lagi sehubungan dengan ditutupnya jalur Jember – Panarukan.

 

terowongan mrawanKalau yang ini bukan stasiun tapi terowongan Mrawan, terketak jalur Jember-Banyuwangi, sampai saat ini masih aktif. cerita singkatnya bisa di baca di sini

Stasiun Bangil, terletak di jalur Surabaya-Pasuruan yang diresmikan tahun1878. Keistimewaan Stasun ini adalah persimpangan Jalur Surabaya-Malang terletak di Stasiun ini. Jalur Bangil-Malang diresmikan 20 Juli 1879. Saya tidak berhasil ambil foto depannya karena di atas kereta.. tapi jam dinding kuno itu rasanya cukup mewakili ketuaan stasiun ini…

 

Bangil

Stasiun bangil

SCSstasiunStasiun Tegal, direnovasi tahun 1918 dengan arsitek Henry Mclaine Pont… Stasiun ini milik SCS, cerita lebih lanjut bisa dibaca di artikel ini

TawangStasiun Tawang, salah satu stasiun legendaris dan tertua di Jawa.. merupakan stasiun utama NIS.. pengganti Stasiun Tambaksari yang dibangun tahun 1864. Arsitek stasiun ini J.P de Bordes… masih dipakai sampai sekarang.

Stasoun Tugu, Jogja.. kalo gak kenal kebangetan.. dibuka tahun 1887, dulunya sih dipakai untuk mempermudah kunjungan  penguasa HIndia-Belanda ke Raja Kraton Jogja… namun akhirnya untuk pengngkutan hasil bumi juga.. Stasiun ini milik NIS.

stasiunGarahan

Stasiun Garahan.. Jember

Stasiun Garahan terletak di jalur antara Jember-Banyuwangi. Stasiun ini sekalipun tidak menjadi pemberhentian KA kelas Bisnis tetapi menjadi stasiun penting bagi penumpang KA jalur Banyuwangi-Jember.. apalagi kalau bukan Pecel Garahan yang legendaris.. sayang sekarang penjual pecel gak boleh masuk ke satiun lagi.. di dekat Stasiun ini ada terowongan Garahan dan terowongan Mrawan.. keduanya di bangun antara tahun 1901-1910..

 

Ohya artikel ini masih terus berlanjut.. pelan-pelan akan ditambah karena masih banyak stasiun lain yang pernah disinggahi tapi belum ditulis disini..

 

 

Sedikit Kuliner Maknyus Di Jember.. hasil mudik kemarin

Beberapa tahun terakhir ini kegiatan wisata kuliner sangat marak.. Kalau ada makanan enak pasti diburu walaupun tempatnya jauh dan terpencil. Kebetulan Lebaran 2014 kemarin, saya ke Jember dan sekalipun tidak diniatkan untuk wisata kuliner, kok ndilalah banyak ngerasain makanan Jemberan yang menurutku enak.. Ada yang beli di warung ada yang masak sendiri… kalo yang dimasakin sama Ibuku, pasti paling enak, soalnya yang lain gak tahu rasanya..he..he… Berikut ini liputannya :

1. Pecel Mbok Ri. 

Pasti  gak ada yang tahu siapa Mbok Ri ini, soalnya memang nasi pecelnya gak terkenal. Mbok Ri ini tetanggaku di Patrang, jualan pecel sejak aku masih kecil sampai sekarang. M Dulu warungnya di seberang rel KA Jalan Nanas, terus pindah ke depan TK Dharma Indria I. Terakhir warungnya pindah ke sebelah rumahnya, di Jalan Nanas, belakang rumahku. Pecelnya sederhana, kulupan sayur dengan sambel pecel bikinan sendiri da diguyur dengan saur lodeh. Lauknya cuma tempe dan kerupuk. Tapi rasanya hmm luar biasa. Tiap pulang ke Jember pasti beli pecel Mbok Ri ini. Bahkan kemarin sampai Jember, H-1, Mbok Ri gak jualan Pecel, tapi kami paksa bikin pecel dengan sayur lodeh yang kami kirim bahannya buat buka puasa terakhir J. Istriku yang bukan dari Jember suka banget pecel Mbok Ri ini.Maaf ga pake foto.. lupa diambil fotonya… keenakan makannya

 2. Geseng

Geseng biasanya isinya ikan pindang, atau ikan teri basah. Dimasak kuah merah dengan tomat dan kemangi yang banyak. Rasanya gurih, asem, pedas dan segar. Cocoknya dimakan dengan nasi hangat dan sayur bayem.. beuh mantep.. apalagi ditambah tempe goreng.. Aku belum pernah nemu masakan ini di warung, dapatnya di rumah.. masakan nenekku, sekarang yang masak ya Ibuku.. Sedep banget.

geseng

Geseng iwak pindang.. masakan Ibukku, 30 Juli 2014

Continue reading

Menikmati Sejuknya Perkebunan Kopi sambil Wisata Sejarah di Kafe Gumitir.

Libur Lebaran kemarin, saya berkesempatan berwisata ke Cafe & Rest Area Gumitir. Sebagai tempat makan, jika makanannya enak dan khas Jawa Timuran, tentu tidak menjadikannya istimewa. Atau sajian kopinya yang mantap punya, wajar saja soalnya café ini tempatnya ditengah kebun kopi dan dekat dengan pabrik kopi. Hal yang menurut saya instimewa adalah adanya wisata agro dan sejarah ke terowongan Merawan dan pabrik kopi.kAwisataimagesterowongan1

Dengan menggunakan kendaraan wisata yang disediakan Café Gumitir, kisa menikmati suasana kebun kopi  untuk menuju ke kedua objek tadi. Yang pertama dituju adalah Terowongan Merawan. Terowongan ini adalah terowongan kereta api  Merawan. Terowongan ini merupakan salah satu dari 2 terowongan yang ada di daerah ini dan masih dipergunakan sampai saat ini. Terowongan pertama adalah Terowongan Garahan sepanjang 90 meter yang selesai dibangun oleh Belanda tahun 1901 dan selesai tahun 1902 sedangkan terowongan kedua adalah Terowongan Merawan sepanjang 980 m yang selesai dibangun tahun 1910. Terowongan ini terletak di jalur antara Jember-Banyuwangi  masuk di Daerah Operasi IX (Daop IX).

Continue reading