achmadrizal's blog

ELECTROMYOGRAPH (EMG)

By Mubdi Ahmad Qayyum (115100038)

EMG adalah instrumentasi pencatat bioelektrik yang berfungsi untuk mengetahui sinyal yang disebabkan oleh aktifitas otot gerak. Otot gerak merupakan organ tubuh manusia yang berfungsi menggerakan rangka. Otot gerak merupakan otot lurik, dimana memiliki sifat sadar, tidak sadar, tidak teratur karena aktifitasnya bergantung pada kehendak pelaku. Rangsangan berasal dari otak dan disalurkan melalui syaraf. Untuk megetahui sinyal EMG diletakkan elektroda sebagai media interaksinya.

Peletakkan elektroda biasanya diletakkan langsung pada otot yang akan diamati dengan cara menempelkan pada permukaan kulit sebagai pendeteksi sinyal dari pergerakan otot. Sinyal yang ditangkap meliputi daerah yang diberikan elektroda. Akibatnya sinyal yang diperoleh merupakan penjumlahan seluruh sinyal yang ada. Karena proses kontraksi dan relaksasi tiap-tiap otot gerak pada daerah tersebut tidak bersamaan, maka sinyal yang didapat terkesan seperti sinyal acak.

Elektroda juga berfungsi sebagai grounding yang ditempelkan pada daerah yang memiliki resistansi tubuh yang kecil, contohnya pada kaki atau telinga. Karakteristik dari sinyal otot EMG yang umumnya dianalisa mempunyai range frekuensi antara 20 Hz sampai 500 Hz dan range tegangan antara 0,4 volt sampai 5 volt. Terdapat amplitudo yang tinggi lagi apabila terjadi kontraksi.

METODE PENGAMBILAN SINYAL

Amplifier yang dirancang memiliki penguatan berkisar 1500 kali agar sinyal yang dihasilkan otot dapat mencapai 1 Vpp. Jika diperlukan penguatan yang lebih besar, bisa merubah besar komponen yang memengaruhi penguatannya.

Sensor ini akan mendeteksi perubahan amplitudo sinyal sebesar 0.2 mikro volt yang merupakan sinyal kontraksi otot yang dideteksi dan sensor ini memiliki range kerja pada frekuensi dibawawh 130 Hz.

SENSOR BIOPOTENSIAL

Sistem saraf tubuh manusia menggunakan perbedaan kadar ion untuk berkomunikasi. Transportasi ion dalam dan di sepanjang serabut saraf dapat diukur pada permukaan kulit menggunakan jenis sensor elektrokimia tertentu yang sering disebut sebagai Surface recording electrode. Tujuan dari elektroda adalah untuk bertindak sebagai transduser antara transportasi ionik saraf dan aliran elektron dalam kawat tembaga. Transduser ini adalah persimpangan antara elektroda dan elektrolit yang memungkinkan seperti transduksi untuk mengambil tempat. Aliran ion dalam elektrolit menimbulkan elektron di elektroda karena adanya reaksi oksidasi atau reduksi yang terjadi pada antarmuka. Artinya anion dalam elektrolit akan mengalir ke batas antarmuka. Kation dalam elektrolit akan mengalir jauh dari batas antarmuka. Untuk mengatasi ini, elektron pada elektroda akan mengalir menjauh dari batas antarmuka menciptakan arus di elektroda.

Leave a Reply

Skip to toolbar