achmadrizal's blog

MELIHAT DARI SISI YANG LAIN

Achmad Rizal, Padma Bhakti IT Telkom
Disampaikan pada DIES NATALIS UKM BALI WIDYACANA MURTI

Dalam menyelesaikan masalah dalam teknik pengolahan sinyal digital, dikenal teknik transformasi. Teknik transformasi digunakan untuk mengubah satu sinyal dari satu domain ke domain yang lain. Teknik transformasi ini digunakan untuk sebagai alat bantu untuk menyederhanakan operasi matematika yang rumit bila dilakukan di suatu domain, diharapkan dengan diubah di domain lain, maka kesulitan perhitungan dapat dikurangi.

Sebagai contoh Transformasi Fourrier (TF). TF digunakan untuk mengubah deretan sinyal dalam domain waktu ke domain frekuensi. Secara matematis TF dinyatakan seperti pada persamaan di bawah :

persamaan

Contoh aplikasi dari TF dapat dilihat pada gambar dibawah, gambar sebelah kiri menyatakan deret sinyal dalam domain waktu sedangkan pada gambar sebelah kanan merupakan spektral sinyal yang merupakan TF dari sinyal sebelah kiri. Dengan melihat spektral frekuensi dari sinyal kita akan dapat melihat kandungan informasi yang ada dalam sinyal, akan lebih banyak informasi yang dapat kita ambil dari sinyal dibanding dengan melihat sinyal hanya dari 1 domain saja. Informasi nantinya dapat kita gunakan untuk keperluan yang terkait dengan sinyal, misalnya filtering, segmentasi, ektraksi ciri dan lain-lain. Singkat kata, metode transformasi digunakan untuk melihat sinyal dari domain/sudut pandang yang berbeda.

spektral

Teknik ini sebenarnya bisa diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari, tidak hanya untuk menyelesaikan masalah pengolahan sinyal. Dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup, teknik transformasi sangat berguna melihat masalah yang terjadi dari sisi yang lain untuk mendapatkan informasi lebih dan memudahkan kita dalam memecahkannya.

Sebuah contoh klasik dapat kita lihat pada bagaimana orang melihat gelas yang terisi setengahnya. Sebagian orang akan melihat setengah kosong, sebagian orang akan menjawab dengan setengah penuh. Dari jawaban ini, kita akan dapat menilai bagaimana orang memandang hidupnya. Orang yang menjawab setengah penuh, biasanya orang yang selalu memandang positif apa yang terjadi pada dirinya, sedangkan orang yang menjawab bahwa gelas setengah kosong adalah orang yang selalu memandang negatif apa yang dihadapinya.

gelas

Kenyataannya, kejadian yang dilihat adalah sesuatu yang sama, hanya cara melihat yang berbeda menghasilkan persepsi yang berbeda. Berbeda dengan transformasi dalam bidang teknik yang menghasilkan informasi yang sama, transformasi cara pandang dalam kehidupan sehari-hari menghasilkan informasi yang berbeda-beda. Perbedaan ini tentunya tergantung dari kematangan pribadi, dan kemampuan mengendalikan pikiran. Dengan melandasi hidup dengan penuh rasa syukur, melihat sesuatu dengan positif tentunya akan membangkitkan energi yang luar biasa dalam menjalani hidup ini. Orang yang selalu berpikiran negatif akan mengarungi hidup ini dengan penuh kemuraman, kebencian, emosi, dan kegalauan. Sedangkan orang yang selalu berpikiran positif akan menjalani hidup dengan penuh semangat, keceriaan, harapan, kebahagiaan dan cinta. Memandang hidup dengan positif atau dengan negatif adalah suatu pilihan, dan tiap pilihan mengandung konsekuensi. Hidup dengan positif tentunya memerlukan latihan dan penuh dengan ujian dan pengorbanan, tapi hasil yang dicapai tentunya akan jauh lebih besar dari apa yang kita keluarkan. Siapa yang tidak ingin hidup dengan bahagia, penuh semangat, penuh harapan dan penuh kasih sayang… hanya perlu mengubah cara pandang untuk mencapainya.

Jadi masihkah kita melihat bahwa gelas itu setengah kosong? Tidak, bahkan gelas itu tidak setengah penuh… tapi gelas yang penuh.. setengah berisi air dan setengahnya dipenuhi oleh udara yang dapat membuat kita bernapas dan hidup !

Bandung, Mei 2009

Tagged on:

2 thoughts on “MELIHAT DARI SISI YANG LAIN

Leave a Reply

Skip to toolbar