achmadrizal's blog

ALGORITMA FACE RECOGNITION

Face recognition sebagai salah satu teknik dalam biometrik diimplentasikan berbasis image (gambar diam) atau video. Untuk keamanan data dalam suatu sistem biomedika biasanya sistem berbasis image yang dipakai, sekalipun data yang diakuisisi adalah data wajah pasien yang diambil menggunakan kamera video atau kamera foto digital. Berikut ini beberapa algoritma yang sering digunakan untuk pengenalan wajah (face recognition).

PCA (Principal Component Analysis)

Diturunkan dari transformasi Karhunen-Loeve. Diberikan representasi vektor berdimensi s dari tiap wajah dalam kumpulan gambar latih. PCA digunakan untuk mencari sebuah subspace berdimensi t yang vektor basisnya bersesuaian dengan arah variansi maksimum dari gambar asli, biasanya t<<s. Jika elemen gambar dianggap variabel random, vektor basis dari PCA didefinisikan sebagai vektor eigen dari matrik terhambur.

ICA (Independent Component Analysis)

Independent Component Analysis meminimisasi ketergantungan orde 2 dan orde tinggi dari data masukan dan mencoba untuk mencari basis sepanjang data yang diproyeksikan bebas secara statistik.

Selain algoritma diatas, algoritma lain yang sering digunakan antara lain :

–          LDA (linear Discriminant Analysis)

–          EP (Evolutionary Pursuit)

–          EBGM (Elastic Bunch Graph Matching)

–          Kernel Method

–          Trace Transform

–          AAM (Active Appearance Model)

–          3-D Morphable Model

–          3-Face Recognition

–          Bayesian Framework

–          Support Vector Machine

–          Hidden Markov Model

Desain eksperimen merupakan bagian yang sangat penting dalam riset face recognition. Hal-hal yang harus dilaporkan dalam riset tentang face recognition antara lain :

  1. identifikasi/verifikasi performansi
  2. database/protokol yang digunakan
  3. jumlah gambar/kelas, galeri yang digunakan untuk pelatihan
  4. kemungkinan gambar yang overlap dalam galeri atau set pelatihan
  5. hasil statistik yang signifikan dari perbaikan yang dilakukan

Dengan memperhatikan hal tersebut di atas, laporan riset yang dilakukan akan lebih mudah dibaca dan dimengerti sehingga dievaluasi dengan mudah.

Leave a Reply

Skip to toolbar